Panduan Memilih PSU Komputer

Panduan Memilih PSU Komputer adalah bagian dari Panduan memilih sparepart komputer yang saya tulis. Sebelumnya juga telah saya tulis panduan meimilih Processor, Motherboard dan RAM :

  1. Panduan Memilih Processor Komputer
  2. Panduan Memilih Motherboard Komputer
  3. Panduan Memilih RAM Komputer

Fungsi PSU adalah sebagai perangkat yang mendistribusikan listrik ke seluruh komponen di dalam komputer. Listrik AC tegangan tinggi dari colokan listrik tentu saja harus di konversi menjadi format DC tegangan rendah yang lebih teregulasi. Saya tidak akan terlalu menjelaskan teknis cara kerja PSU disini. Bagi saya, PSU adalah hal yang sangat penting dalam merakit komputer. Saya tidak akan pernah memakai PSU bawaan dari casing yang murah, untuk lebih jelasnya akan saya jelaskan nanti.

Istilah yang biasa kita dengar dalam memilih PSU adalah Kapasitas / Watt, Efisiensi, dan Rail. Walaupun ada beberapa modders yang mementingkan kabel modular, menurut saya pribadi dalam memilih PSU yang paling penting adalah lama garansi dan Review Disassembly dari website review.

Kenapa menurut saya lama garansi adalah yang utama? perlu diingatkan kembali bahwa gerbang yang menyaring listrik tegangan tinggi yang “kotor” untuk disuplai ke komponen-komponen mahal dan sensitif, sekali PSU salah menyaring atau bekerja dengan gak bener, maka komponen lain akan ikut rusak, karena ini juga diatas saya menjelaskan saya sangat hati-hati dalam memilih PSU. Produk PSU yang berani memberikan garansi lama berarti pabrik pembuat PSU tersebut percaya diri dengan barang yang mereka buat. Contohnya Seasonic yang berani memberikan Garansi 10 tahun, itu berarti PSU mereka ekspektasi pemakaiannya bisa diatas 10 tahun, dengan kepercayaan diri 10 tahun tersebut, bisa dipastikan bahwa kualitas PSU mereka benar-benar dijaga.

Yang kedua penting adalah Review Disassembly, sebelum kita membeli PSU, hendaknya kita mengecek di website internasional dulu mengenai PSU yang akan kita beli. Banyak website review yang membuka casing PSU dan melihat komponen didalamnya, seberapa rapih konstruksi PCB nya, transistor dan resistor merek apa yang mereka pakai, apakah komponen didalam buatan jepang atau cina, dll dsb.

Contoh bagian dalam PSU yang diambil dari website tomshardware

Setelah Garansi dan kualitas sudah kita pilih ( Brand PSU apa sudah dapat ), kemudian baru saatnya kita menentukan berapa gede Watt yang kita perlukan. Sebenarnya dalam memilih watt ini tidak terlalu sulit juga. Tinggal hitung aja berapa banyak kira-kira konsumsi komponen komputer kita, dan dilebihkan sedikit. Tips dari saya yang paling mudah adalah memakai PSU Wattage Calculator. Jika males membuka link tersebut, pakai cara kira-kira saja. Patokan di VGA Card saja karena untuk komputer standar tanpa mod aneh-aneh, PSU 350W sudah cukup banget. Cek VGA card yang akan anda gunakan, jika VGA Card Peak nya TDP 198W, maka tambahkan aja 350+198 = 548W berarti anda boleh memakai PSU 650W ( Efisiensi PSU Biasanya sekitar 80% makanya selalu harus dilebihkan 20% untuk amannya ).

Setelah Watt, ada lagi Efisiensi. Biasanya efisiensi ditandai dengan adanya logo 80 plus bronze, silver, gold, platinum. Biasanya PSU yang ada logo ini menandakan bahwa produk telah disertifikasi dapat mencapai efisiensi diatas 80% dalam load 20% 80% dan 100%. Bronze 82%, Silver 85%, Gold 87%, Platinum 90%. Efisiensi disini adalah seberapa gede peak power dapat tercapai. Contohnya adalah jika PSU anda tulisannya 650W, tanpa sertifikasi 80plus biasanya maksimal listrik yang bisa disupplai selalu dibawah 80%, mungkin saja 487.5 dll, tetapi PSU dengan sertifikasi ini dapat memberikan peak power misalnya 80plus gold = 565.5W (Walaupun zaman sekarang telah banyak embel-embel 80plus palsu, makanya kenapa saya bilang Review dari website adalah yang paling penting disini).

Untuk yang terakhir adalah Rail, saya gak tahu apakah anda pernah mendengar tentang ini, PSU single rail, PSU Multi Rail ( rel ganda, rel tunggal ), agak sulit juga dijelaskan secara simpel, bayangkan di satu PSU, ada konektor ke motherboard, 3 konektor SATA, 4 konektor PCIE misalnya. Dalam konfigurasi single rail. konektor tersebut digabung ke satu jalur, dimana jalur tersebut dimonitor secara langsung. Sedangkan dalam konfigurasi multiple rail, kadang konektor motherboard satu jalur sendiri, konektor sata satu jalur sendiri, 2 konektor pcie satu jalur sendiri dan 2 konektor pcie satu jalur sendiri. Perdebatan mengenai rail ini di forum luar emang sangatlah sengit dan tidak ada pemenang karena masing-masing ada keunggulan sendiri.

Keunggulan single rail adalah karena jalurnya hanya satu, maka kualitas listrik yang dihasilkan akan lebih baik dan bersih ( low noise, sehingga komponen akan lebih awet ). Tetapi jika terjadi korslet, maka karena jalurnya satu, otomatis semua komponen akan rusak sekaligus karena untuk mencapai max ampere resistensi proteksi di satu jalur itu sangat sulit. Sedangan keunggulan multi rail ada pada setiap jalur ada sensor overvoltage sendiri, sehingga sedikit aja voltase over maka mekanisme perlindungan overvotase akan hidup dan PSU akan mati sendiri, tetapi PSU multi rail secara noise biasanya lebih tinggi drpd yang single rail. Kalo saya pribadi, selama PSU masih dibawah 1000W, tidak masalah jika memakai single rail, tetapi kalo sudah memilih PSU diatas 1000W, lebih baik menggunakan PSU Multi rail.

Contoh PSU Multi rail, perhatikan+12V ada 4 jalur dan kapasitas sendiri
Contoh PSU Single Rail +12V hanya satu tergabung di 408W.

Pada conclusion subjektif saya, PSU Super Flower adalah yang terbaik ( iya namanya aneh super flower, pertama kali saya beli diketawain sm temen saya karena zaman itu orang sukanya thermaltake atau corsair). Tetapi terbukti tangguhnya karena sampai sekarang saya masih memiliki satu komputer lama yang masih dipakai nonton youtube dan TV oleh istri, dimana PSU nya adalah Super Flower Amptac 550W yang sudah berumur 8 tahun.

Modelnya kira-kira seperti ini

Pertama saya tahu PSU ini juga dari review luar yang membongkar dan takjub dengan komponen sangat berkualitas dan solderan yang sangat bagus. Saya membeli dengan harga hanya 1/2 dari merek terkenal ( dan diketawain temen karena PSU tersebut sangat tidak terkenal, nama yg norak dan logo kupu-kupu yang aneh).

Karena pas kemarin saya upgrade PC, super flower sedang tidak ada di pasar indonesia sama sekali, maka pilihan saya jatuh ke Seasonic Focus Gold 750W. Sejauh ini saya merekomendasikan dua brand ini karena sudah saya alami dan saya miliki, tetapi menurut rekan-rekan saya, untuk 750W keatas direkomendasikan Corsair.