Keunggulan dan Kelemahan WordPress Menurut Saya

Berikut adalah Keunggulan dan Kelemahan WordPress Menurut Saya, sebagai disclaimer : seluruh artikel ini merupakan pengalaman pribadi saya dan pendapat saya pribadi. Mungkin yang anda rasakan dan alami bisa berbeda dengan yang saya rasakan.

Jika anda adalah praktisi IT yang sering berkutat dengan Website, mungkin anda berprofesi sebagai web-design ataupun sedang belajar, anda pasti mengenal software CMS yang sangat populer saat ini : WordPress. WordPress sendiri sangat unggul karena sangat mudah diinstall, sangat mudah di oprek dan yang paling penting gratis. Saya tidak akan menulis tentang sejarah dan apa itu wordpress karena topik kita adalah Keunggulan dan Kelemahan WordPress Menurut Saya.

Keunggulan pertama sudah saya sebutkan diatas : sangat mudah di setup. Bayangin aja jika anda dapet orderan “amit-amit” yaitu customer yang menuntut website bagus dengan harga murah dan cepat ( biasanya customer saya suruh pilih 2 aja, gak bs bagus murah dan cepat, tapi kali aja lagi kepepet ) WordPress adalah jawabannya.

Sangat mudah sekali untuk membangun sebuah website menggunakan wordpress : 1. beli domain dan hosting 2. install wordpress via cpanel 3. install theme gratisan dan edit sedikit 4. Jual. Saya hanya butuh waktu 3 jam untuk menyelesaikan sebuah website basis wordpress yang layak jual dengan harga murah. WordPress adalah senjata saya jika customer menuntut harga murah. Jika customer masih banyak complain soal design, barulah kita charge dengan bayaran yang lebih tinggi.

Keunggulan Kedua, masih berhubungan dengan yang pertama adalah tema dan plugin tersedia sangat banyak dan gratis. Menggunakan wordpress kita bisa membangun website murah cepat karena tema dan plugin yang tersedia sangat banyak. Mau bangun website e-commerce tinggal install woocommerce. Mau bangun website untuk galeri, tinggal cari plugin dan theme yang tersedia di theme dan plugin library wordpress. Website berita juga tinggal cari theme yg sesuai dan edit sedikit. Sangat mudah dan nyaman.

Dengan dua keunggulan diatas, saya belum pernah menemui customer yang menolak menggunakan wordpress kecuali jika permintaan mereka emg lebih spesifik.

Keunggulan tanpa kekurangan kurang adil. Kekurangan pertama WordPress adalah sangat sulit untuk optimalisasi di keamanan website. Plugin security seperti wordfence atau ithemes security itu wajib banget. Karena WordPress sifatnya open source, code wordpress dapat dilihat dan ditelusuri oleh orang seluruh dunia, beberapa hacker bisa menyusup kedalam software dan merusak website yang sudah kita buat, dan security hole dan explout bisa ditemukan sewaktu-waktu tanpa kita sadari. Oleh karena itu optimalkan keamanan WordPress itu sangat sulit sekali.

Dalam satu hari website ini bisa diserang brute force attack dan metode lain ribuan kali, sampai-sampai saya tidak menggunakan aplikasi wordpress di hp karena aplikasi tersebut menggunakan xmlrpc dan sialnya xmlrpc adalah target empuk buat para hacker.

Kekurangan kedua masih berhubungan dengan sebelumnya, Harus sering maintenance dan update. Ini yang agak sulit dilakukan jika telah serah terima ke customer. Saya selalu mengajarkan dan menganjurkan mereka untuk update, karena dalam setahun plugin, theme dan wordpress sendiri bisa diupdate berkali-kali. Terkadang update juga membuat masalah baru, ada beberapa plugin yang tidak kompatibel dengan versi wordpress baru, ada beberapa theme yang akan berantakan jika wordpress atau plugin di update ke versi baru juga.

Hal diatas tersebut menyebabkan banyak complainan dari customer. dan complainan dari customer menyebabkan masalah baru yang harus ditangani, dengan kasus bervariasi yang harus ditangani ( paling enak sih kalo emg salah customeer jadi kt bs extra charge ) dengan banyak masalah, otomatis integritas kita akan menurun di mata customer.

Kekurangan keempat adalah di learning curve untuk custom WordPress. Untuk mengedit tema, plugin dan lainnya, tetap aja kita harus pelajari code dan cara kerja wordpress, Semudah-mudahnya wordpress pasti ada beberapa bagian pada theme dan plugin yang harus kita edit dan custom. Padahal waktu kita pelajari wordpress, trial dan error dan debugging dapat digunakan untuk hal yang lebih produktif seperti mengerjakan project yang bayarannya lebih gede.

Jadi conclusion dari artikel ini sebenarnya hanya sekedar curhat betapa menyesalnya saya karena serakah mengerjakan project murah dengan senjata WordPress tetapi ternyata untuk long run hal ini sangat merugikan saya. Puluhan website yang telah saya serah terima sekarang butuh “maintenance berkala” ( 50 website maintenance sendiri stgh mati, dan untuk update doank sangat susah extra charge ) WordPress hanya bisa dipakai apabila customer mempunyai tim IT yang handal dan kompeten untuk melakukan maintenance.

Jika anda seorang freelance dan sedang membaca artikel ini karena sedang berpikir untuk mendapatkan easy-money dengan menjual website wordpress, urungkan niat anda karena ini barang gak bakalan bisa memberikan hasil maksimal tanpa tim IT dedicated untuk membantu anda melakukan maintenance. Mending agak repot sedikit bangun sebuah sistem CMS custom dan closed source, sedikit banyak hanya anda yang tau cara kerja code anda.