Panduan Memilih RAM Komputer

Panduan memilih RAM Komputer ini adalah seri ke 3 dari :

  1. Panduan Memilih Processor Komputer
  2. Panduan Memilih Motherboard Komputer

Anda disarankan untuk membaca semua artikel untuk mendapatkan manfaat maksimal.

Memilih RAM sebenarnya jauh lebih simpel daripada memilih prosesor maupun motherboard, yang paling penting dicek hanya kompatibilitas dengan motherboard dan prosesor, serta kecepatan ( yang bakalan tidak terlalu terasa jika kita akan membangun komputer untuk gaming ). Penilaian brand RAM amat sangat subjektif karena beberapa merek memang lebih mudah rusak daripada merek lain, tetapi RAM selalu dilengkapi dengan lifetime warranty yang artinya anda akan mendapatkan one-to-one replacement jika RAM yang anda beli rusak selama RAM tersebut masih diproduksi.

RAM sendiri adalah komponen yang dipasang di motherboard seperti halnya prosesor, fungsinya adalah buffer data temporer dari informasi yang telah diproses di prosesor, dan data tersebut akan terhapus jika RAM tidak dialiri oleh listrik. Sebagai illustrasi, apabila anda sedang mengetik di notepad, jika ketikan anda tidak di save ke hard disk, maka pada saat anda memadamkan komputer, hasil ketikan anda akan hilang.

Langkah pertama dalam memilih RAM adalah mengecek spesifikasi prosesor dan motherboard anda, sebagai contoh jika saya akan menggunakan Prosesor Core i5 7500 dengan Motherboard Biostar TB250-BTC. ( Wajib googling spesifikasinya )

Spesifikasi RAM untuk Prosesor adalah :

  • MAX MEMORY SIZE : 64 GB
  • MEMORY TYPE : DDR4-2133/2400, DDR3L-1333/1600 @ 1.35V
  • MAX MEMORY CHANNEL : 2

Spesifikasi RAM untuk motherboard adalah :

  • Support Dual Channel DDR4 2400/ 2133/ 1866 MHz
  • 2 x DDR4 DIMM Memory Slot
  • Max. Supports up to 32GB Memory

Dengan spesifikasi diatas, maka diketahui bahwa walaupun prosesor saya mendukung ukuran memory RAM sampai dengan 64GB, motherboard saya hanya mendukung memory RAM sebesar maksimal 32GB dan hanya ada 2 slot RAM, sehingga kita hanya bisa pakai 1x dual channel memory.

Prosesor saya dapat digabungkan dengan RAM DDR3L, tetapi motherboard saya hanya mendukung DDR4. Motherboard saya bisa mendukung DDR4 dengan kecebatan 1866 – 2400 MHZ, tetapi prosesor saya hanya mendukung DDR4 2133-2400 MHZ.

Conclusion : Saya akan membeli 2 keping DDR4 sebesar 4GB dengan kecepatan 2400 MHZ.

Penjelasan :

  1. Tipe Memory RAM
    Saat ini tipe RAM yang paling baru adalah DDR4 ( Double Data Rate Gen 4 ), yang pertama harus diperhatikan adalah tipe ini, karena ada beberapa motherboard yang hanya mendukung DDR3, dan ada beberapa motherboard yang bisa menggunakan DDR3 dan DDR4. Khusus untuk PC desktop ada juga tipe DDR yang low power ( DDR3L ) yang lebih hemat energi dibanding DDR biasa ( Tetapi berbeda dengan LPDDR ).
  1. Ukuran MEMORY RAM
    Ukuran besarnya RAM sangat bergantung kepada seberapa banyak aplikasi yang ingin kita jalankan secara simultaneous. Biasanya 8GB sudah lebih dari cukup untuk browsing dan Gaming casual. Tetapi jika pekerjaan anda mengharuskan anda membuka ribuan tab browser dan aplikasi desain grafis, atau apabila anda mau memainkan game terbaru ( release 2019 dengan grafik dan ukuran gede ), maka Ukuran memory boleh ditingkatkan menjadi 16GB.
  2. Channel dan Slot
    Ini merupakan salah satu yang penting gak penting, Ada mitos yang mengatakan dual channel 2x4GB akan terasa lebih cepat daripada 1x8GB. Tetapi jika anda menggunakan komputer hanya untuk gaming dan office use yang standar, benefit kecepatan yang anda rasakan tidak akan berbeda signifikan. Dual channel hanya akan terasa bedanya jika anda menggunakan software simulasi yang berat. Adapun dual channel berfungsi dengan menggunakan dua keping RAM yang identik dan berukuran sama. Karena itu jika anda bisa mendapatkan satu keping RAM 8GB dengan harga jauh lebih murah daripada 2x4GB, maka lebih baik membeli satu keping RAM 8GB.
  3. Kecepatan
    Seperti juga Channel dan slot, MHZ/kecepatan ram juga sebenarnya penting gak penting, karena perbedaan yang sangat kecil sekali ( nol koma sekian fps ), maka biasanya kita hanya perlu mencocokkan speed yang disupport oleh motherboard dan prosesor, seperti contoh diatas, saya tidak akan membeli RAM dengan kecepatan 1866 MHZ hanya karena motherboard tirak support. Yang menjadi pilihan adalah antara 2133 dan 2400 MHZ, dan hampir pasti saya akan membeli yg 2400 MHZ karena harganya sama.

Yang terakhir yang menjadi penentu dalam memilih RAM yang sangat subjektif adalah .. Bentuk Fisik dan Budget, kenapa sayang bilang subjektif adalah karena ada beberapa brand yang menjual RAM dengan harga mahal tetapi produknya dilengkapi dengan heatsink, water cooling, lampu-lampu yang menarik ( subjektif, karena saya malah tidak suka terlalu banyak lampu di motherboard saya ).

Dari foto diatas, RAM yang biasanya saya pakai adalah yang ke tiga ( tanpa lampu, ada heatsink ) karena heatsink memang berfungsi mempercepat pendiginian suhu RAM. Tetapi kalau budget tidak masuk, saya akan memakai RAM V-GEN murah seperti di gambar keempat. Kembali lagi hal ini sangat tergantung kepada selera masing-masing.

Karena untuk RAM penilaiannya sangat subjektif, maka rekomendasi saya secara merek tidak ada. Tetapi secara pasaran banyak yang merekomendasikan G.Skill dan Corsair untuk gaming, dan V-Gen untuk business use.